Syarat Awal Menulis


Mulai menulis merupakan syarat awal untuk menjadi penulis. Itu yang sering saya katakan teman-teman yang belajar menulis di blog Kelas Menulis atau di Kelas Anggit. Bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan jika kita tak pernah memulainya.

Sebagai ilustrasi, saya ingin sekali menyeduh secangkir kopi dengan air mendidih. Tetapi saya masih disibukkan dengan berbalas komentar di salah satu status facebook sekaligus cuap-cuap di twitter. Keinginan itu masih terbetik di kepala saya, namun karena obrolan dengan teman di dunia maya makin seru, saya hanya mendapatkan kopi secara imajinatif. Saya tak pernah benar-benar merasakan nikmatnya kopi yang diseduh dengan air yang baru mendidih, karena saya tak mau beranjak untuk mulai medilakukan apa yang saya inginkan. Saya hanya ingin tetapi tak mau memulai.

janganngantuk (Custom)

Seperti itulah kira-kira orang yang ingin menjadi penulis, selalu bermimpi mendapatkan royalti dari buku-bukunya, bermimpi sedang menandatangani buku karyanya di tengah kerumunan penggemar, tetapi tak pernah benar-benar memulainya. Cita-cita menjadi penulis hanya menjadi utopia, khayalan saja.

Bagi orang yang seperti ini –tak pernah memulai– hingga bertahun-tahun, saya sarankan untuk melupakan saja impian menjadi penulis. Lebih baik memilih pekerjaan lain yang lebih produktif, ketimbang hanya berkhayal saja. Itu adalah jalan terbaik untuk berhenti berkhayal, karena lebih baik medilakukan hal-hal yang ril yang bisa dilakukan ketimbang membayangkan sesuatu yang tak pernah benar-benar bisa ia mulai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s